Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Coretan

GS

  Aku paling benci merepotkan orang lain, namun kerjaanku selalu saja membebani orang-orang terdekat. Bahkan setelah 25 tahun hidup, aku masih kesulitan mengambil sebuah pilihan. Selalu merasa menyesal dan meratapi keputusan yang telah kubuat. Masih saja berat saat menolak permintaan orang lain. Mengais-ais penerimaan dari orang-orang yang tidak terlalu mempengaruhi hidupku.  Di suatu ketika aku sadar, bahwa aku seseorang pengecut. Menghindari luka dan kerap kali melarikan diri dari masalah. Ketimbang menyelesaikan sampai ke akar-akarnya, aku memilih menutup diri lalu kemudian merasa frustasi sendiri. Sejujurnya, bukan kehidupan yang memberiku masalah, namun aku lah yang menggali masalah dan berlaku seolah mati-matian mengatasi masalah tersebut. Ketimbang mencari jalan mudah, aku malah mengambil jalan berliku dengan ujung yang hampir serupa. Sejelas-jelasnya orang lain yang menatapku heran, aku sendiripun kadang tidak memahami keputusan yang kubuat.  Bahkan setelah kele...

Hanya Aku

Hanya Aku By: gerimissenja Kenapa begitu sulit bagimu Untuk melihat ketulusanku Mengakui kejujuranku... Membalas perasaanku... Mengapa begitu sulit bagiku Untuk melepaskanmu Membiarkanmu pergi... Menyadari dihatimu tak akan ada cinta... Angin berhembus menyibakkan harapan Luka yang kembali terbuka Setelah akhirnya tertutup, Mengalir bersama sang angin Berkata, jangan kembali. Angin kencang menamparku, Sesering apapun kuakhiri, Aku malah kembali menoleh Berkata, 'ini yang terakhir' Bersikeras, 'cinta tidak harus berbalas' Karena hanya aku yang mencintai, Aku tak marah bahkan saat kata-katamu menamparku. Karena hanya aku yang mencintai, Aku masih tersenyum bahkan saat kau memutuskan menggenggam tangannya. Karena hanya aku yang mencintai Aku tetap menyalamimu sambil berkata 'semoga kau bahagia dengannya'. Karena hanya aku yang mencintai, Aku tetap dibelakangmu, Menatap punggungnu, Menjadi tempat kau kembali. Karena aku mencintaimu, Bahkan dengan semua kecewa in...

Kepingan Keluh

Kepingan Keluh                                                         By: gerimissenja Saat lelah, Bolehkah kubertanya padaMu  tentang arti hidup? Yang terus kuperjuangkan, Namun tampak sia-sia Saat terluka, Kuingin mengakhiri semua kepedihan kisah Yang terus menghantui, Namun sulit kulepas Adakah ujung dari perjuangan ini? Kuterus berlari tapi tak pernan tau Apa yang sesungguhnya kuinginkan, Malah Kulupakan diriku. Terus dan terus kuraih hingga seolah tak akan lepas Nyatanya, aku menggenggam sesuatu yang tak tersentuh. Saat sadar aku sudah sangat jauh. Dan berbalik, hanya tampak melelahkan Aku terduduk, Dalam sinar mentari kelam. Aku tersadar, Dalam lamunan dalam yang panjang. Tak ada yang sia-sia... Tak ada yang abadi... Yang kupunya hanya masa kini. Dan semua, tidak selalu tentang kehidupan...           ...